Dalam dunia industri modern, pemilihan ukuran pallet plastik yang tepat menjadi faktor penting dalam efisiensi penyimpanan, distribusi, dan keamanan produk. Banyak perusahaan masih menganggap remeh pemilihan ukuran pallet, padahal keputusan ini dapat memengaruhi biaya logistik, stabilitas muatan, serta efisiensi ruang penyimpanan di gudang.
Daftar Isi

Artikel ini akan membahas secara komprehensif cara menentukan ukuran pallet yang tepat berdasarkan jenis produk, sistem logistik, dan kebutuhan perusahaan. Dengan memahami prinsip-prinsip dasarnya, Anda dapat memilih pallet plastik yang efisien, ekonomis, dan sesuai standar industri.
Pentingnya Memilih Ukuran Pallet yang Tepat
Pallet plastik berfungsi sebagai alas atau media angkut untuk barang agar mudah dipindahkan menggunakan forklift, hand pallet, atau conveyor. Pemilihan ukuran yang tidak sesuai dapat menyebabkan:
- Ketidakseimbangan beban, yang meningkatkan risiko kerusakan barang.
- Pemborosan ruang penyimpanan di gudang atau kendaraan.
- Ketidakefisienan biaya logistik akibat penataan muatan yang tidak optimal.
Oleh karena itu, memilih ukuran pallet plastik yang sesuai bukan hanya soal ukuran fisik, tetapi juga bagian dari strategi efisiensi logistik yang berdampak langsung pada biaya operasional.
Standar Ukuran Pallet Plastik di Dunia Industri
Sebelum menentukan ukuran yang tepat, penting untuk mengetahui standar ukuran pallet yang umum digunakan dalam berbagai industri.
Ukuran Pallet Standar Internasional
| Wilayah | Ukuran (mm) | Keterangan |
|---|---|---|
| Asia (Jepang, Indonesia) | 1100 x 1100 | Paling umum untuk distribusi dalam negeri |
| Eropa | 1200 x 800 | Dikenal sebagai ukuran Euro Pallet |
| Amerika Utara | 1200 x 1000 | Standar untuk ekspor ke AS dan Kanada |
| Australia | 1165 x 1165 | Cocok untuk industri manufaktur dan ekspor ke Australia |
Ukuran di atas sering dijadikan acuan untuk memastikan kompatibilitas dengan sistem rak, kontainer, maupun alat angkut internasional.
Faktor-Faktor yang Perlu Dipertimbangkan dalam Menentukan Ukuran Pallet
1. Jenis dan Dimensi Produk
Langkah pertama dalam menentukan ukuran pallet yang tepat adalah menyesuaikannya dengan ukuran dan berat produk yang akan disimpan atau dikirim.
- Produk ringan seperti makanan kemasan atau kosmetik dapat menggunakan pallet berukuran 1000×1000 mm.
- Barang besar atau berat seperti drum kimia dan bahan baku industri memerlukan pallet 1200×1000 mm atau 1200×1200 mm untuk menjaga kestabilan muatan.
Pastikan barang tidak menggantung di tepi pallet, karena hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan saat diangkat.
2. Kapasitas Beban
Tiap pallet plastik memiliki kapasitas beban statis, dinamis, dan racking yang berbeda.
- Beban statis: kemampuan pallet menahan beban saat diam (biasanya di lantai).
- Beban dinamis: beban saat pallet diangkat atau dipindahkan.
- Beban racking: beban saat pallet disimpan di rak gudang.
Menyesuaikan kapasitas beban dengan jenis produk akan mencegah deformasi atau kerusakan struktur pallet.
3. Sistem Penyimpanan Gudang
Apabila perusahaan menggunakan sistem racking, ukuran pallet harus kompatibel dengan jarak antar-rak agar tidak mengganggu stabilitas penyimpanan.
Sedangkan untuk penyimpanan tumpuk (stacking), pilih pallet dengan desain deck kuat dan permukaan rata agar tumpukan tetap aman.
4. Jenis Alat Angkut yang Digunakan
Pastikan ukuran pallet sesuai dengan ukuran garpu forklift atau hand pallet yang digunakan. Ketidaksesuaian ukuran dapat menghambat proses pemindahan barang dan meningkatkan risiko kecelakaan kerja.
5. Tujuan Distribusi (Domestik atau Ekspor)
Jika barang akan diekspor, perhatikan standar ukuran pallet di negara tujuan. Misalnya, untuk ekspor ke Eropa lebih baik menggunakan pallet 1200×800 mm, sementara ekspor ke Jepang atau Asia Timur lebih sesuai dengan 1100×1100 mm.
6. Efisiensi Ruang dan Transportasi
Ukuran pallet yang sesuai membantu memaksimalkan kapasitas ruang gudang dan volume kendaraan pengiriman. Dengan perhitungan yang tepat, Anda bisa mengangkut lebih banyak barang dalam satu kali perjalanan sehingga biaya distribusi menjadi lebih hemat.
Tips Praktis dalam Menentukan Ukuran Pallet yang Tepat
- Ukur dimensi produk secara akurat, termasuk tinggi dan berat total per unit muatan.
- Pilih ukuran pallet yang lebih besar 10–15% dari dimensi muatan agar barang tidak menonjol keluar.
- Pertimbangkan material pallet (HDPE atau PP) yang sesuai dengan kebutuhan kekuatan dan suhu lingkungan.
- Gunakan software simulasi logistik atau konsultasi dengan supplier pallet plastik berpengalaman untuk menemukan ukuran paling efisien.
- Pastikan kesesuaian dengan standar ISO 6780 atau JIS Z0601, terutama jika digunakan untuk ekspor.
Contoh Kasus Pemilihan Ukuran Pallet
Sebuah perusahaan logistik di Bekasi yang menangani produk elektronik sempat mengalami masalah kerusakan saat pengiriman. Setelah dilakukan analisis, ditemukan bahwa pallet yang digunakan lebih kecil dari ukuran karton produk. Setelah mengganti ke ukuran 1100x1100x120 mm, stabilitas muatan meningkat, waktu pemuatan berkurang 20%, dan tingkat kerusakan barang turun drastis.
Kesimpulan
Mengetahui cara menentukan ukuran pallet yang tepat adalah langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi logistik dan mengurangi biaya operasional. Dengan mempertimbangkan faktor dimensi produk, kapasitas beban, sistem penyimpanan, dan tujuan distribusi, perusahaan dapat memilih ukuran pallet plastik yang optimal untuk menunjang produktivitas.
