Tips Aman Menggunakan Pallet Plastik Agar Tidak Cepat Rusak

Pallet plastik kini menjadi pilihan utama dalam berbagai sektor industri karena keunggulannya yang tahan lama, ringan, dan mudah dibersihkan dibandingkan pallet kayu. Namun, meskipun memiliki daya tahan tinggi, pallet plastik tetap bisa mengalami kerusakan jika tidak digunakan dengan benar. Oleh karena itu, memahami tips aman pallet plastik sangat penting untuk menjaga umur pakai dan efisiensi dalam operasional logistik Anda.

Artikel ini akan membahas secara detail panduan penggunaan pallet plastik yang aman, berdasarkan pengalaman industri dan praktik terbaik yang diakui secara profesional.

Pentingnya Penggunaan Pallet Plastik yang Aman

Sebagai alat vital dalam penyimpanan dan distribusi barang, pallet plastik berperan besar dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan efisiensi rantai pasok. Penggunaan yang salah, seperti beban berlebih atau kondisi penyimpanan yang tidak sesuai, tidak hanya menyebabkan kerusakan pada pallet, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian material dan keselamatan kerja.

Dengan memahami cara penggunaan yang tepat, Anda dapat memperpanjang masa pakai pallet hingga bertahun-tahun tanpa perlu sering mengganti unit baru.

1. Gunakan Pallet Sesuai Kapasitas Beban Maksimum

Setiap jenis pallet plastik memiliki kapasitas beban statis, dinamis, dan racking yang berbeda.

  • Beban statis adalah kapasitas maksimum saat pallet diam di permukaan datar.
  • Beban dinamis adalah kapasitas ketika pallet sedang dipindahkan menggunakan forklift atau hand pallet.
  • Beban racking berlaku saat pallet digunakan pada sistem rak penyimpanan.
Baca Juga  Cara Mengetahui Pallet Plastik Kuat yang Cocok untuk Beban Besar

Pastikan Anda tidak melebihi batas yang direkomendasikan pabrikan. Overload adalah penyebab utama pallet cepat retak atau bengkok.

2. Hindari Menjatuhkan Barang Secara Langsung

Meskipun kuat, struktur pallet plastik tetap memiliki batas ketahanan terhadap benturan. Menjatuhkan barang berat secara tiba-tiba ke permukaan pallet dapat menyebabkan retakan mikro yang lama-kelamaan memperlemah struktur. Gunakan alat bantu seperti forklift dengan hati-hati untuk menurunkan muatan secara perlahan.

Retakan mikro sering kali tidak terlihat secara kasat mata, tetapi dapat menurunkan kekuatan pallet hingga 10–20% dalam penggunaan jangka panjang. Inilah alasan inspeksi visual secara rutin sangat disarankan di area gudang yang bergerak cepat.

3. Simpan di Area dengan Suhu dan Kelembapan Terkontrol

Pallet plastik umumnya tahan terhadap kelembapan dan perubahan suhu. Namun, paparan langsung sinar matahari dan suhu ekstrem dalam waktu lama dapat membuat material menjadi rapuh. Jika memungkinkan, simpan pallet di dalam gudang tertutup atau area teduh untuk menjaga kualitas material, terutama jika berbahan PP (Polypropylene) yang sensitif terhadap panas.

4. Gunakan Alat Angkut dengan Benar

Kesalahan umum di lapangan adalah penggunaan forklift yang tidak tepat. Beberapa operator sering kali menabrakkan garpu ke sisi pallet atau mengangkatnya tidak seimbang. Pastikan garpu forklift masuk sepenuhnya dan sejajar dengan arah pallet agar tidak merusak bagian bawah atau kaki penopangnya.

Selain itu, hindari menyeret pallet di permukaan kasar karena dapat menyebabkan gesekan berlebihan dan mempercepat keausan.

Penggunaan garpu forklift yang terlalu tajam dapat mengikis bagian bawah pallet hingga 2–3 mm dalam beberapa bulan pemakaian intensif. Operator perlu dilatih menggunakan standar keamanan peralatan forklift training untuk mencegah kerusakan tersebut.

5. Bersihkan Secara Berkala

Kebersihan pallet berpengaruh langsung pada daya tahan dan keamanan produk yang ditumpuk di atasnya. Gunakan air bertekanan sedang atau sabun ringan untuk menghilangkan debu, minyak, dan kotoran. Hindari penggunaan bahan kimia keras karena dapat merusak struktur plastik, terutama pada pallet berbahan HDPE.

Baca Juga  Tips Membeli Pallet Plastik Bekas Jakarta yang Masih Berkualitas

6. Jangan Menyimpan Barang Tajam Langsung di Atas Pallet

Barang dengan ujung tajam atau sudut keras sebaiknya tidak diletakkan langsung di permukaan pallet. Gunakan alas tambahan seperti karton tebal atau papan pelindung untuk mencegah goresan dan tekanan berlebih yang dapat menimbulkan retakan.

7. Lakukan Pemeriksaan Rutin

Lakukan inspeksi berkala terhadap setiap unit pallet, terutama yang sering digunakan. Periksa apakah ada bagian retak, kaki yang patah, atau permukaan yang melengkung. Deteksi dini dapat mencegah kerusakan total dan risiko kecelakaan kerja.

Studi Kasus

Sebuah perusahaan manufaktur elektronik di Karawang sering mengalami pallet retak akibat beban berlebih dan penggunaan forklift yang kurang tepat. Setelah menerapkan pelatihan operator dan membatasi beban dinamis sesuai standar 1.500 kg, kerusakan pallet menurun hingga 45% dalam 4 bulan. Efisiensi pengiriman pun meningkat karena pallet lebih stabil saat digunakan di area produksi.

Kesimpulan

Menggunakan pallet plastik secara aman bukan hanya tentang menjaga aset, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan keselamatan dalam operasional logistik. Dengan menerapkan langkah-langkah seperti penggunaan sesuai kapasitas, penyimpanan yang tepat, dan perawatan rutin, umur pallet plastik dapat bertahan jauh lebih lama.

FAQ

1. Berapa umur pakai pallet plastik?

Rata-rata 5–10 tahun tergantung jenis material, beban, dan kondisi penggunaan.

2. Apakah pallet plastik bisa digunakan di rak tinggi?

Ya, selama memiliki spesifikasi racking yang sesuai. Pastikan memeriksa nilai racking load dari pabrikan.

3. Bagaimana cara mengetahui pallet overload?

Tanda awal overload adalah permukaan melengkung atau terdengar bunyi retakan kecil saat pallet diangkat.

4. Bisakah pallet plastik digunakan di luar ruangan?

Bisa, tetapi pilih jenis yang memiliki fitur UV protection agar tidak mudah getas.

Baca Juga  Tips Membeli Pallet Plastik Bekas Jakarta yang Masih Berkualitas

5. Kapan waktu terbaik melakukan inspeksi pallet?

Setidaknya 1 kali setiap minggu untuk pallet yang digunakan intensif di area produksi atau gudang.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *